Kemenkau Inginkan Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan Saling Suport Wujudkan Bebas Korupsi

JurnalReporter.com, Makassar — Kementrian Keuangan mencanangkan program reformasi birokrasi terhadap Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di seluruh Indonesia, tak terkecuali kantor wilayah Sulawesi Bagian Selatan.

Program ini dalam rangka menjalankan tugas dari bea cukai untuk melindungi masyarakat.

Imspektur Jenderal (Irjen) Kementrian Keuangan, Sumiyati mengatakan program reformasi birokrasi ini mencerminkan niat dan semangat untuk melakukan perbaikan dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Kalau kita canangkan demikaian ini tidak hanya dijalankan oleh anggota bea dan cukai namun ini harus benar-benar disosialisasikan dan di support oleh para mitranya,” tutur Sumiyati pada acara Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Kantor DJBC Kanwil Sulbagsel, Jalan Satando Makassar, Kamis (14/3/19).

Para mitra bea cukai diantaranya, eksportir, importir, penegak hukum, pemerintah daerah. Dimana harus bersinergi untuk membangun suasana kerja yang lebih baik, akuntabel, transparan dan sesuai peraturan.

Dikatakan Sumiyati, salah satu tugas bea cukai yakni mencari uang untuk mengisi kas negara, merupakan bagian dari penerimaan pajak yang digunakan untuk membiayai pembangunan dan APBN di Indonesia.

“Sehingga peranannya untuk membiayai infrastruktur, sekolah, dana transfer ke daerah, dana desa ini sebagian dari uang bea cukai,”jelasnya.

Tak hanya itu, uang hasil bea cukai tersebut untuk memfasilitasi pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik. Dengan demikian, kata Sumiyati, pelayanan yang baik akan mendorong permintaan ekspor yang menghasilkan devisa dan pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

“Industri ekonomi dalam negeri juga akan tumbuh, ini juga akan dinikmati oleh masyarakat kita. Kemudian impor juga kalau pelayanannya lebih baik tentunya dunia industri juga akan menikmati hasilnya, makin murah makin cepat,”tandasnya.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Padmoyo Tri Wikanto mengaku program reformasi sudah bergulir sejak tahun 2007 silam.”Sampai dengan sekarang, transformasi kelembagaan ini merupakan wujud transformasi Kanwil bea cukai yang disatukan dengan program Menpan-RB,”pungkasnya.

 

 

[Red/Zul/ris)

Sharing is caring!

Add Comment