Mahasiswa Sultra Minta Skandal Pertambangan di Kolaka Utara Segera Diusut

by -13 views

JurnalReporter.com, Makassar — Ratusan mahasiswa yang berasal dari Sulawesi Tenggara (Sultra) yang mengatas namakan Central Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara, berdemonstrasi mengenai kasus tambang dan kerusakan Lingkungan hidup di Kolaka Utara di kantor Perhubungan Sultra, Kota Makassar, Senin (11/2/2019).

Dalam aksinya mereka meminta kepada dinas ESDM (Energi Sumber Daya Mineral) Provinsi Sultra agar segera mengusut tuntas dana jaminan reklamasi dari tahun 2009.
Yang sampai sekarang yang belum juga di lakukan reklamasi pasca tambang.

“Ini telah melanggar undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang Mineral dan batu bara, tentunya ini menjadi pertanyaan besar di kemanakan dana jaminan reklamasi tersebut yang diberikan oleh pemilik IUP (Izin Usaha Pertambangan) yang beroperasi di Kolaka Utara di kecematan Batu putih dan Lambai, penambangan tanpa Reklamasi sudah pasti merusak lingkungan hidup disekitar,” ujar Jendral lapangan Tri Kenyo.

Selain itu para Mahasiswa, mempertanyakan masalah dana jaminan lingkungan Hidup yang diserahkan pemilik sebelum dikeluarkan IZIN Lingkungan Hidup serta dokumen AMDAL sebagai Komitmen perusahaan terhadap lingkungan, berdasarkan Undang-undang nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Ini juga tidak ada kejelasan secara mengenai dana tersebut, bahkan fakta dilapangan tidak ada upaya penanggulangan atau pengelolaan Lingkungan Hidup bekas pegerukan Tambang di dua kecematan di Kolaka Utara,” jelas Tri.

Belum lagi kata Tri, dana CSR yang tidak jelas peruntukannya, yang seharusnya dinikmati oleh masyarakat sekitar lingkaran tambang tapi justru yang mereka saksikan hanya kerusakan lingkungan gunung, hutan dan laut.

“Maka dengan itu kami akan kembali mendatangi Kantor perhubungan Sulawesi Tenggara dan mendesak Bapak Gubernur Prov. Sulawesi Tenggara agar segera mengkaji ulang mengenai kebijakan itu,” ujarnya.

“Kami juga mendesak kapolda Sultra agar segera mengusut tuntas kasus pertambangan di kolaka Utara, mendesak Dinas ESDM dan Dinas Lingkungan Hidup Prov Sulawesi Tenggara untuk segera melakukan Investigasi mengenai Reklamasi pascah tambang dan kerusakan lingkungan bekas tambang di Kolaka Utara,” pungkas Tri.(red/Ris)

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *