Prabowo-Sandi Masih Bisa Menang, Asalkan…

Yudi Syamhudi Suyuti
Yudi Syamhudi Suyuti

Oleh : Yudi Syamhudi Suyuti.
Ketua Umum KPN-GP 2019

Pilpres 2019, masih ada lima bulan lagi untuk mengatur strategi kemenangan Prabowo-Sandi.

Memang kita akui, saat ini situasinya lebih berat dibandingkan hari-hari kemarin di awal penetapan pasangan Prabowo-Sandi sebagai Capres-Cawapres.

Saat ini Jokowi-Maruf dan timnya lebih agresif meraih kemenangan.

Segala cara dimainkan, tentu dengan kelebihannya sebagai petahana yang lebih banyak bisa mempraktekkan strategi nya. Meski itu hal biasa dan wajar saja.

Memang secara dukungan, Jokowi-Maruf belum berdiri kokoh secara signifikan. Bahkan banyak pendukungnya yang justru rontok dan berpotensi tidak mendukungnya kembali.

Namun bagaimanapun, Prabowo-Sandi perlu perhatikan bahwa yang saat ini dilawan adalah petahana. Tentu petahana punya banyak kelebihan yang jauh lebih kuat.

Sehingga meski pendukung Jokowi-Maruf saat ini telah rontok, tetapi untuk menggerakkan mesin politik koalisi dan tim pemenangannya membalik keadaan sangatlah mudah. Itulah petahana atau penguasa.

Uang, media, instrumen kekuasaan dan jaringan semua ada padanya. Ini yang membuat hari ini pertarungan Pilpres sangat tidak imbang di kubu Prabowo-Sandi.

Jika Prabowo-Sandi masih menggunakan pola kampanye dan pemenangan seperti saat ini, saya jamin Prabowo-Sandi kalah di Pilpres 2019 mendatang.

Namun meski berat, Prabowo-Sandi masih bisa menang. Kuncinya adalah lebih banyak mau mendengar relawan. Ini jika ingin menang. Kecuali jika memang ingin kalah, kita tidak bisa berbuat banyak.(*)

Sharing is caring!

One thought on “Prabowo-Sandi Masih Bisa Menang, Asalkan…

  1. Ya …saya sangat setuju ,lebih banyak perhatikan relawan dari pada Partai,utk hari ini aja di Medan sudah beribu emak2 yg kecewa karena ketidak hadiran bang Sandiaga Uno,walaupun sudah meminta maaf, namun klu emak2 sudah kecewa…sulit utk menyembuhkannya….sekian banyak emak2 yg hadir digedung serbaguna tadi pagi berapa banyak emak2 yg terluka karena bang Sandi lebih mementingkan partai ketimbang relawan padahal dari emak2 yg muda hingga nenek2 yg susah berjalan hadir dgn biaya sendiri dan meluangkan waktu mereka meninggalkan keluarga demi bertemu sang calon wakil presiden bagaimana perasaannya,sedikit waktupun tak terluangkan….bayangkan aja klu beribu emak2 telah kecewa….tak taulah apa jadinya….

Add Comment